Tujuh Orang Guru Dibatalkan Kelulusannya

Miris, Tujuh Orang Guru Diduga Dibatalkan Kelulusannya oleh BKD dan Sekda Dompu Melalui Tes P3K

Zona Kasus
, Maret 10, 2025 WAT
Last Updated 2025-03-11T06:46:19Z
Saat penyegelan kantor BKD Dompu yang dilakukan oleh massa aksi dari ketujuh orang guru yang dibatalkan kelulusannya. Dok. zonakasus.com.


Dompu, zonakasus.com - Tujuh orang guru honorer yang bertahun-tahun mengabdi di wilayah Kabupaten Dompu Provinsi NTB diduga dibatalkan kelulusannya melalui tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) pada 2024 lalu. 


Kelulusan ketujuh guru honorer tersebut diduga sengaja dibatalkan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Sekertaris Daerah (Sekda) Kebupaten Dompu.


Kecewa dengan hal tersebut, ketujuh orang guru itu melakukan aksi demontrasi di depan kantor BKD Dompu pada Senin (10/3/2025) siang, namun tak seorang pun yang mau keluar menemui mereka. 


Amarah mereka kian memuncak sehingga mereka memutuskan untuk melakukan penyegelan kantor BKD Kabupaten Dompu. 


"Kami datang untuk menuntut hak kami yang dizolimi dan kuat dugaan kami BKD dan Sekda ada permainan busuk di balik semua ini," ujar Korlap, Ahmad, S.E alias Son Marhaen dengan nada kecewa. 


Son Marhaen meyakini bahwa ketujuh orang guru honorer tersebut awalnya sudah dinyatakan lulus oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) melalui websait resmi BKN Pusat. 



"Kuat dugaan kami, ada konspirasi jahat yang dimainkan oleh BKD dan Sekda, karena, kenapa orang yang tidak lulus bisa menggantikan posisi ketujuh orang itu," kesal Son lagi. 



Jika dilihat dari tabel nilai bahwa ketujuh orang guru yang dibatalkan kelulusannya dimaksud memiliki nilai 500 ke atas, sedangkan tujuh orang yang dinyatakan lulus diduga menggantikan posisi mereka nilainya di bawah 500.


Berikut tabel nama dan nilai ketujuh orang yang dibatalkan kelulusannya yakni Riana Herawati, Saleha, Sularmi, Kiki Ariyanti, Dewi Susanti, Juhari dan Nurbaiti. 


Hingga berita ini diturunkan, pihak BKD dan Sekda Dompu masih diupayakan untuk dimintai keterangan. [ZK-01]

SepekanMore