Gantung Diri

Pria ini Ditemukan tak Bernyawa dalam Posisi Tergantung di Pohon Asam Jawa

Zona Kasus
, Februari 05, 2025 WAT
Last Updated 2025-02-06T07:43:11Z
Kondisi korban di rumah duka setelah dievakuasi di pohon Asam Jawa. Dok. zonakasus.com.


Dompu, zonakasus.com - Warga Dusun Doro Mbolo, Desa Mbuju, Kecamatan Kilo, dikejutkan oleh penemuan jasad seorang pemuda yang tergantung di sebuah pohon asam jawa pada Sabtu (1/2) pagi.


Korban, yang diketahui bernama Fahriansyah (22), ditemukan sudah tidak bernyawa setelah menghilang sejak Jumat malam.


Pada Jumat (31/1) malam, sekira pukul 19.00 Wita, Fahriansyah meninggalkan rumah tanpa memberi tahu ke mana ia pergi. Orang tua dan keluarga merasa cemas saat ia tidak kunjung pulang.


Mereka berusaha mencarinya di berbagai tempat hingga larut malam, namun tidak membuahkan hasil atau tak menemukan jejaknya.


Keesokan paginya, sekira pukul 06.25 Wita, pencarian kembali dilakukan, dan betapa terkejutnya keluarga ketika menemukan Fahriansyah sudah dalam kondisi tergantung di pohon asam jawa di kebun So Doro Mbolo. 


Tangis pecah, keluarga tak kuasa menahan duka mendalam. Dengan penuh kepiluan, mereka menurunkan jasadnya dan membawanya pulang ke rumah duka.


Beberapa warga yang turut serta dalam pencarian menjadi saksi atas kejadian tragis ini yakni Hemon H. Abdullah (54), M. Syarifudin (27) dan Ardiansyah (28). 


Kasi Humas Polres Dompu, AKP Zuharis, S.H menjelaskan, Kapolsek dan Kanit IK Polsek Kilo langsung bergerak menuju rumah duka setelah mendapatkan laporan tersebut.



Setibanya di lokasi, mereka langsung berkoordinasi dengan keluarga korban serta tim medis dari Puskesmas setempat untuk melakukan pemeriksaan terhadap jasad Fahriansyah.


"Kami akan berkoordinasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari tindakan yang diambil almarhum," ungkap Kasi Humas yang dikutib dari keterangan tertulis Kapolsek Kilo. 


Berdasarkan keterangan keluarga, Fahriansyah diketahui sudah dua kali mencoba mengakhiri hidupnya, namun berhasil dicegah. Sayangnya, kali ini tidak ada yang sempat menghentikannya. 


"Hingga saat ini, motif pasti di balik tindakan nekat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut," sambung Kasi Humas Polres Dompu.


Masih dikutib dari penyampaian Kapolsek Kilo disampaikan oleh Kasih Humas Polres Dompu, bahwa peristiwa itu menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya perhatian terhadap kondisi psikologis orang-orang terdekat. 


"Jika ada tanda-tanda seseorang mengalami tekanan berat atau memiliki kecenderungan menyakiti diri sendiri, jangan ragu untuk memberikan dukungan moral dan mencari bantuan profesional," pungkasnya. [ZK-01]

SepekanMore