![]() |
Kondisi rumah Damrun yang jebol setelah diterjang tanah yang lonsor. Foto. Nanang. zonakasus.com. |
Dompu, zonakasus.com - Hujan deras dan disertai angin kencang membuat tanah dengan ketinggian kurang lebih 7 meter di Lingkungan Dorongao, Kelurahan Kandai Satu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu NTB terjadi longsor pada Sabtu (22/2/2025) sore.
Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah milik Damrun (57) yang merupakan warga setempat diterjang tanah yang longsor hingga mengalami kerusakan yang begitu parah.
Pantauan media ini di lokasi, bahwa kejadian tersebut, tidak ada yang korban jiwa, namun kerugian korban seperti kulkas dan perabotan rumah lainya yang tertimbun tanah diperkirakan mencapai lebih kurang Rp 50 juta rupiah.
Sekertaris Lurah Kandai Satu, Budi Subroto, S.E begitu mendapatkan laporan dari Ketua Rt setempat, pihaknya langsung turun ke lokasi kejadian untuk mengecek dan memantau keadaan korban yang terdampak longsor.
"Alhamdulillah, tidak ada yg korban jiwa dan kami belum bisa memastikan total kerugian warga, tapi yang jelas, isi rumah korban, sebagian sudah tertimbun longsor, sekarang warga sedang menggali dan memastikan barang-barang yang tertimbun tanah," kata Sekertaris Lurah.
Berhubung rumah korban di bagian dapur yang sangat parah sehingga tidak bisa melakukan aktivitas masak memasak, pemerintah lurah akan menyediakan makanan seperti mie instan dan makanan lainnya.
"Karena dapurnya yang tidak bisa digunakan, Insya allah, kami akan mencoba memenuhi kebutuhan mereka, seperti makanan mereka untuk sore ini," papar Sekertaris Lurah.
Jika dilihat dari kondisi sekitar, lanjut Budi Subroto, potensi longsor itu bakal terjadi lagi, apalagi musim hujan masih panjang, untuk itu, Pemerintah Lurah akan berupaya untuk menyurati Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu untuk diperhatikan dengan serius.
"Dengan intensitas hujan yang cukup tinggi dan lama, potensi longsor ini, besar kemungkinan akan terjadi lagi, karena kondisi di Rt 03 ini, berbukit dan dipenuhi pemukiman warga sehingga sangat rawan bencana longsor," terangnya.
"Dan kami akan bersurat ke Pemerintah Daerah melalui instansi terkait agar di lokasi ini dapat dibuatkan talut untuk menghindari resiko bencana longsor lagi," sambung Sekertaris Lurah. [ZK-03]